Tp kita memang cukup nekat utk tdk berteduh.. senja akan smakin gelap, untuk sampai k rumah dsituasi hujan akhirñ kau putuskan untuk naik taksi sj.
Sepanjang jalan aku lbh banyak diam, rasa lelah usai putar2 pasar membuatku mengantuk, diluar kebiasaan aku bahkan tak perhatikan jalan dan suasana skitar. tp aku menangkap jelas obrolanmu dgn supir taksi itu.
awalñ kau brtanya tentang mengapa skrg armada taksi yg qt naiki ini tdk beroprasi d stasiun. lalu obrolan sampai pd sebuah armada taksi trnama yg akhir2 ini sering membuat qt kapok naik taksi. 'kadang kita diputer2 pak! apa mgkn supirñ nakal?'
Diluar dugaan bpk supir itu menjawab, 'bukan nakal.. tp memang tdk tahu jalan.' bagiku obrolanmu dgn supir itu tb2 mjd lbh menarik. supir itu bahkan tak ingin menyalahkan supir armada lain. dia hanya bilang, kebanyakan supir d armada yg dmaksud itu adl supir yg simñ baru, jd blm trlalu hafal jalan.
Penasaran aku terus mendesak. tp dia tetap tak ingin menjelekkan.. obrolan kita brganti topik, sampai akhirñ kita tahu si bapak punya 4orang jagoan di rumahñ, 10tahun dia mjd supir, dan dia telah menjadi warga jakarta sejak tahun 1984.
Kau tau 1hal, bapak itu, dia telah mengajarkan pada kita tentang satu hal yg jarang dimiliki oleh orang brpendidikan sekalipun! yaitu sikap santun. mungkin qt semua terbiasa sopan, tp belum tentu santun, santun adalah tetap brsikap diatas kebenaran dengan cara yg sopan.
Sebenarñ bs saja bapak itu sekedar bersopan2 di depan kita dgn mengiyakan apa2 yg kita ucapkan.. mudah, tdk beresiko, menyenangkan, tp dia bukan tipe itu, dia beda!
Terimakasih bapak, kami selipkan doa untukmu agar anakmu mjd anak yg sholeh, menjalankan sholat 5 waktu, seperti yg kau inginkan, amin..(Ied ide I did)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih atas apresiasinya, semoga menjadi bahan perbaikan ^^